Bongkar 3 Mitos Mengenai Kesehatan Gigi

 Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang memegang peran penting dalam system pencernaan. Gigi ini memiliki banyak fungsi mulai dari membantu proses mengunyah makanan hingga membantu berbicara.

Tentu saja kesehatan gigi adalah aspek yang harus diperhatikan, karena gigi yang kurang sehat dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit yang tentu saja dapat berpengaruh terhadap kehidupan sehari hari.

Berdasarkan riset, kondisi gigi secara tidak langsung dapat menggambarkan bagaimana kesehatan seseorang, karena itulah penting untuk mengetahui berbagai jenis resiko yang dapat terjadi pada gigi Anda.

Mitos Kesehatan Gigi

3 Mitos Mengenai Kesehatan Gigi

Dr. Gerry Curatola, pendiri dari Rejuvenation Densitry yang berpusat di kota New York baru baru ini mengungkapkan pada pihak foxnews beberapa mitos kesehatan gigi yang ternyata tidak tepat, berikut adalah beberapa mitos tersebut.

Gula adalah Penyebab Utama Kerusakan Gigi

Apakah Benar Gula bisa Merusak Gigi

Anda tentu saja sering mendengar larangan untuk mengkonsumsi terlalu banyak gula karena dapat mengakibatkan kerusakan gigi bukan? Memang pada dasarnya gula memiliki pengaruh terhadap bentuk formasi gigi yang ada di dalam mulut.

Namun jika berbicara tentang kerusakan gigi, maka gula bukan lagi menjadi penyebab utamanya. Menurut Curatola, Gula dapat diumpamakan sebagai bahan bakar yang tersimpan di dalam tangki, yaitu sesuatu yang tidak berbahaya kecuali jika disulut.

Lebih lanjut lagi Dr. Curatola juga berkata “Kalau sudah terkait dengan kerusakan gigi, maka gula bukan merupakan penyebab utamanya. Bakteria adalah penyebab utama dari kerusakan gigi tersebut”. Jadi bakteria yang berasal dari makanan tersebut dapat bergabung dengan saliva dan menghasilkan plak yang dapat merusak gigi, untuk kemudian menjadi penyebab utama kerusakan gigi.

Pemutih Gigi dapat Merusak Lapisan Email

Mitos kedua yaitu kepercayaan bahwa pemutih gigi dapat merusak lapisan email. Hal tersebut kembali dibantah oleh Dr. Curatola. Menurutnya pemutih gigi tidak dapat membawa pengaruh langsung terhadap lapisan email.

Namun penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan lapisan email menjadi lebih rapuh. Tetap saja sama seperti hal lain yaitu diperlukan moderasi dalam menggunakan pemutih gigi, produk tersebut jika digunakan dengan tepat tidak akan merusak lapisan email, tapi ada kemungkinan untuk menciptakan anomaly pada tingkat sensitivitas gigi.

Obat Kumur Beralkohol adalah yang Terbaik

Apakah Obat Kumur Beralkohol Aman.

Walau jarang terdengar, namun mitos bahwa obat kumur yang mengandung alcohol merupakan obat kumur yang paling baik telah beredar dengan cukup luas di kalangan masyarakat. Dr. Curatola kembali membantah rumor ini, menurutnya zat alcohol mengandung sifat yang dapat mengakibatkan kekurangan air pada sebuah ekologi yang terdapat di dalam mulut yang disebut dengan oral microbiome. Justru obat kumur yang mengandung alcohol tersebut dipercaya dapat mengakibatkan berbagai masalah gigi lain.

Akhir Kata

Beberapa mitos di atas adalah contoh dari mitos yang mungkin sering Anda dengar dari kecil hingga Anda telah menjadi besar saat ini. Walau memang mitos tersebut tidak sebenarnya salah, namun melalui artikel ini Anda kami harapkan telah mengetahui kebenaran yang ada dibalik mitos mitos tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *